Bandung - himapersisbandung.or.id, Pergerakan dakwah kaum muda memang harus terus berinovasi serta terus memunculkan gerakan-gerakan dakwah yang kreatif dan bermanfaat bagi umat. gerakan dakwah berbasis komunitas adalah salah satu gerakan yang perkembangannya dinilai terus meningkat dan dapat diterima oleh umat.
Oleh karenya gerakan berbasis komunitas ini perlu untuk terus dikembangkan serta terus disupport agar bisa menjadi gerakan dakwah yang kebermanfaatanya dapat benar-benar dirasakan secara maksimal. Seperti sebuah gerakan komuntas yang kini sedang digagas oleh Fajrin Sidek (ketua Hima Persis Kota Bandung), ia dan beberapa rekannya membangun sebuah komunitas yang diberi nama pohaci foundation.
"Pohaci Foundation sendiri merupakan sebuah komunitas relawan atau
organisasi kerelawanan yang bergerak di bidang literasi dan sosial. Di bidang
literasi maksudnya pohaci menjadi taman baca masyarakat yang fokus meningkatkan
kemampuan literasi masyarakat. Sementara di bidang sosial, pohaci pun ikut
membantu membuat program-program yang mendukung pembangun nasional dan berupaya
menyongsong masysrakat yang sejahtera seperti program ekonomi kreatif, program
bank sampah, dan program pohaci peduli (bakti sosial)", ucap Fajrin Sidek
Lebih lanjut ia menjelaskan "Pemberian nama pohaci sendiri didasari oleh mitologi
sunda yang melegenda mengenai Nyi Pohaci. Nyi Pohaci adalah sosok mitologi
sunda yang dipercaya sebagai berkah hidup masyarakat pajajaran. Nyi Pohaci
sendiri digambarkan sebagai dewi sri (dewi Padi)."
Komunitas ini sendiri didirikan atas dasar munculnya kesadaran kritis dari pemuda desa Nagrog yang didasari oleh kondisi lingkungan sekitar (desa nagrog) yang masih belum menunjukan adanya peningkatan kesejahteraan. secara resmi Pohaci Foundation didirikan pada tanggal 19 Maret 2017 tepat pukul 22.30 WIB oleh sekelompok pemuda yang tinggal di Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka Kab. Bandung. Saat ini pohaci memiliki volunteer (Relawan) mulai dari mahasiswa sampai siswa SMA yang
sebagian besar berasal dari desa Nagrog. Di Pohaci sistem open reqruitment Volunteer cukup mudah. Syaratnya adalah taat
kepada Tuhan YME, memiliki kecintaan terhadap NKRI, siap ikhlas beramal,
kreatif serta memiliki inovasi untuk membangun Negara.
"Adapun Program-program yang saat ini sudah berjalan ataupun sedang dirintis tentunya sudah lumayan banyak, diantaranya kegiatan pelayanan taman baca
masyarakat, bimbingan belajar gratis, workshop ekonomi kreatif, kegiatan
keagamaan melalui pengajian dan pesantren kilat (ramadhan), kajian
sejarah dan filsafat, serta GAM
(Gerakan Anti Mencontek)", ungkap Fajrin.
Di akhir penjelasannya, Fajrin mengutarakan harapanya mengenai Komunitas Pohaci. "Semoga Pohaci semakin hari semakin solid, program bisa
terlaksana dengan baik dan tentunya meningkatkan minat baca dan memberi jalan
masyarakat untuk menggapai kesejahteraan." (DAF/L)

No comments:
Post a Comment